Kurikulum PDF Print E-mail
Monday, 16 November 2009 23:39

Semenjak pemerintah mencanangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Kami guru-guru SLB/A Negeri Denpasar telah berupaya untuk melaksanakan kurikulum yang dimaksud dengan mengadaptasikan kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Melalui berbagai sosialisasi dan pelatihan yang berkaitan dengan penyusunan KTSP telah diikuti oleh hampir sebagaian besar guru-guru kami, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hasilnyapun dapat kami rasakan sekarang masing-masing guru telah membuat perangkat pembelajaran sesuai dengan mata ajar yang diempunya. Guru-guru dapat mengerjakan secara individual jika mereka telah mampu secara mandiri mengerjakannya namun jika belum mampu maka guru-guru dapat bekerja secara berkelompok lewat lembaga/forum KKG, MGMP, KKKS dengan mendatangkan nara sumber dari perguruan tinggi, ataupun dari LPMP.

 

Perangkat pembelajaran yang telah dibuat oleh masing-masing guru harus mengacu pada Standar Isi yang telah diterima oleh masing-masing sekolah. Adapun perangkat pembelajaran yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Pemetaan Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD)
  • Analisis Standar Isi
  • Silabus
  • Program Tahunan dan Semesteran
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 

Secara umum format dan isi silabus pada masing-masing sekolah, khususnya SLB dan SDLB yang ada di Bali tidak jauh berbeda karena berdasarkan pengalaman selama ini, semenjak tahun 2007 ini pengelolaan SLB dan SDLB seBali di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, tepatnya Subdin PLS dan PLB. Jadi guru-guru SLB/SDLB sering berkumpul mengikuti workshop atau sosialisasi KTSP lewat koordinasi Subdin PLS dan PLB. Dengan adanya KTSP inilah guru-guru mulai dilibatkan dalam membuat perangkat pembelajaran sehingga ada tambahan pengalaman yang cukup berarti bagi mereka dalam upaya menunjang profesional guru. Walau tak dapat dipungkiri juga banyak guru-guru yang mengeluh merasa tidak percaya diri diberi tugas membuat perangkat pembelajaran. Namun karena kerja keras dan tuntutan profesi mau tidak mau guru-guru akhirnya mampu menyelesaikan tugas-tugas itu dengan baik, apa lagi sekarang dengan adanya sertifikasi, guru-guru berusaha mengumpulkan portofolio dan bukti fisik yang dibutuhkan.